PAD Pariwisata Bojonegoro sampai Februari 2026 Catat Kenaikan Signifikan Dibanding 2025

0
127

DisbudparBojonegoro – Kinerja sektor pariwisata Kabupaten Bojonegoro menunjukkan tren positif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor destinasi wisata sampai Februari 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Kenaikan tersebut ditopang oleh meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan
Sejumlah destinasi unggulan di bawah pengelolaan Disbudpar Bojonegoro menjadi penyumbang utama peningkatan PAD, di antaranya Khayangan Api dan Dander Water Park.
Destinasi tersebut mengalami peningkatan kunjungan yang cukup signifikan, terutama dari wisatawan keluarga dan komunitas yang memanfaatkan momen liburan.

Berdasarkan data sementara Disbudpar Bojonegoro:
PAD sektor wisata Februari 2026 sebesar Rp. 204.291.000,- dibanding Februari 2025 sebesar Rp. 146.384.000,- meningkat sekitar 39%.
Retribusi tiket masuk objek wisata menjadi penyumbang terbesar kenaikan.

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi promosi yang lebih masif, peningkatan pelayanan petugas, serta kolaborasi dengan Komunitas dan pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata.
“Tahun 2026 ini kami fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pengunjung. Hasilnya cukup menggembirakan dan berdampak langsung pada PAD daerah,” ujar Elzadeba.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara pengelola wisata, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menjaga pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Peningkatan PAD ini sekaligus menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Bojonegoro semakin kompetitif dan memiliki daya tarik yang terus berkembang di tingkat regional Jawa Timur. (Am)

SHARE