Museum Geopark Wonocolo Menerima Penghargaan Provinsi, Tegaskan Nilai Wisata Geopark Bojonegoro

0
33

Disbudparbojonegoro– Upaya Kabupaten Bojonegoro dalam mengembangkan pariwisata berbasis geologi kembali mendapat pengakuan. Museum Geopark Wonocolo menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur bersama JTV, atas kontribusinya dalam mendukung promosi destinasi wisata Jawa Timur melalui program Jelajah Wisata Jawa Timur 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Jelajah Wisata Jawa Timur 2025 yang berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dan ditandatangani di Surabaya pada 10 Januari 2026. Museum Geopark Wonocolo dinilai konsisten memperkenalkan potensi wisata edukatif berbasis geologi yang menjadi kekhasan Bojonegoro.

Keberadaan Museum Geopark Wonocolo selama ini memang kerap memantik beragam respons publik. Sebagian masyarakat masih memandang wisata Bojonegoro sebatas “balungan dan batuan” yang dianggap kurang menarik dibandingkan wisata populer lainnya. Namun, penghargaan ini menjadi bukti bahwa wisata geologi justru memiliki nilai strategis, edukatif, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Wely Fitrama menyampaikan bahwa konsep wisata geopark bukan sekadar menampilkan batuan atau fosil, melainkan menceritakan perjalanan bumi, sejarah peradaban, budaya masyarakat, hingga kearifan lokal yang menyertainya. “Geopark adalah ruang belajar terbuka. Dari batuan, kita bisa memahami sejarah panjang alam Bojonegoro dan identitas daerah,” ujarnya.

Melalui Museum Geopark Wonocolo, pengunjung diajak mengenal fenomena geologi kawasan Wonocolo yang telah diakui sebagai bagian dari Geopark Nasional Bojonegoro, sekaligus memahami keterkaitannya dengan aktivitas manusia, budaya migas tradisional, dan lanskap alam Bengawan Solo.

Kabid Pariwisata, Amin A menambahkan bahwa Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus mengedukasi masyarakat bahwa wisata tidak selalu soal wahana buatan, tetapi juga tentang pengetahuan, konservasi, dan kebanggaan Bojonegoro.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat agar Geopark Bojonegoro semakin dikenal luas, diterima masyarakat, dan mampu bersaing sebagai destinasi unggulan Jawa Timur berbasis edukasi dan keberlanjutan. (Am)

SHARE