Wakil Bupati Bojonegoro Luncurkan TeKaD, Wisata Trip Edukasi Kemah Adventure Dolanan di Geosite Banyukuning

0
21

DisbudparBojonegoro– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan inovasi pariwisata berbasis alam, edukasi, dan petualangan melalui peluncuran wisata TeKaD (Trip Edukasi Kemah Adventure Dolanan) di Geosite Banyukuning, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Sabtu (24/10/2026).

Peluncuran wisata TeKaD menjadi langkah nyata dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis geosite Geopark Bojonegoro sekaligus menawarkan pengalaman berwisata yang edukatif, menyenangkan, dan dekat dengan alam, khususnya bagi generasi muda, pelajar, keluarga, serta komunitas pencinta petualangan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut berlangsung meriah dengan rangkaian acara yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas, serta berbagai unsur pemerintah. Acara diawali dengan registrasi peserta dan senam pagi bersama, dilanjutkan kedatangan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang disambut dengan Senam BMM (Bahagia, Makmur, dan Membanggakan).

Suasana semakin semarak dengan pelepasan 81 peserta pendakian, penanaman pohon trembesi dan mahoni, serta kegiatan dolanan bersama PKK kecamatan, pemerintah desa, dan anak-anak sekolah.

Menggabungkan Edukasi, Petualangan, dan Kearifan Lokal

Wisata TeKaD dirancang sebagai alternatif wisata yang tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar melalui interaksi langsung dengan alam dan lingkungan sekitar. Konsep kemah, petualangan, dan dolanan menjadi daya tarik tersendiri untuk membangun kecintaan terhadap alam, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mengenalkan potensi lokal kepada pengunjung.

Keberadaan Geosite Banyukuning di Desa Krondonan juga memperkuat upaya pengembangan kawasan wisata berbasis potensi geologi dan bentang alam Bojonegoro. Melalui pengemasan wisata yang kreatif, kawasan ini diharapkan mampu menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman berbeda dari wisata konvensional.

Selain itu, kegiatan penanaman pohon trembesi dan mahoni menjadi bagian penting dari pesan pelestarian lingkungan. Pengembangan pariwisata diharapkan berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dorong Ekonomi Masyarakat dan Pariwisata Berkelanjutan

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, komunitas, pelaku wisata, dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun destinasi yang memiliki daya tarik sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

Peluncuran TeKaD diharapkan membuka peluang bagi tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyediaan jasa wisata, serta berbagai aktivitas ekonomi kreatif yang dapat mendukung kebutuhan wisatawan. Dengan demikian, kehadiran destinasi ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan hiburan campursari. Wakil Bupati beserta jajaran juga menikmati suasana kebersamaan melalui sarapan pagi dan ngopi di kawasan pendakian, menambah kehangatan suasana sekaligus memperkenalkan pengalaman wisata alam yang santai dan berkesan.

Melalui peluncuran TeKaD, Bojonegoro terus memperkuat langkah dalam mengembangkan pariwisata yang inovatif, berbasis potensi lokal, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

TeKaD bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan ajakan untuk belajar dari alam, menikmati petualangan, melestarikan lingkungan, dan tumbuh bersama masyarakat lokal.
(am)

SHARE