Gelar Seni Budaya dan Promosi Kabupaten Bojonegoro Digelar secara Virtual

0
102

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pada Minggu (08/11/2020), di Gedung Serba Guna Bojonegoro, mempersembakan Gelar Seni Budaya dan Promosi Wisata.

Kegiatan ini pada tahun-tahun yang lalu digelar langsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta tersebut, untuk saat ini dilakukan secara virtual melalui live streaming Youtube dan disaksikan langsung di Taman Mini Indonesia Indah oleh komunitas Guyub Bojonegoro se-Jabodetabek dan Paguyuban Warga Jakarta Asal Jawa Timur (Pawarta) di Kantor Badan Penghubung Pemprov Jatim Anjungan Jatim TMII.

Pada tahun ini, Kabupaten Bojonegoro mengusung tema Greget Samin. Para duta seni Kabupaten Bojonegoro menampilkan Tari Tudhung Sesandur dan Drama Tari dengan cerita Greget Samin, yang merupakan khas Kabupaten Bojonegoro
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bojonegoro DR. Anna Muawanah, Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur Zaenal Fanani S.STP. M.AP, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, serta Sesepuh Samin Mbah Hardjo Kardi.
Dalam pargelaran Greget Samin, dipertontonkan keteguhan sikap masyarakat Samin dalam menjaga ajaran leluhurnya Ki Sura, yaitu: Sira aja drengki, srei, pek pinek barange liyan, omong sing waton, ora mung waton ngomong, jujur trokal lan narima”, menjadikan kelompok masyarakat Samin gigih dalam bela negara, cinta tanah air Indonesia, dengan menolak membayar pajak, yang membuat emosional Pemerintah Kolonial Belanda meningkat, untuk semakin menekan memaksa hingga menyiksa.
Biarpun dibentak dan disiksa, masyarakat Samin tetap setia pada ajaran Surasentika, dengan selalu menjawab ‘apa adanya’. Belanda tidak mampu memahami penalaran masyarakat Samin, dan pergilah Pemerintah Kolonial Belanda.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, Zainal Fanani SSTP MAP menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya menjaga komitmen pelestarian seni budaya Bojonegoro.
“Kegiatan ini merupakan upaya menjaga komitmen pelestarian seni budaya dan menjaga semangat para seniman Bojonegoro untuk terus aktif dan produktif.” kata Zainal Fanani.
Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport Pemkab Bojonegoro dalam uri-uri Budaya Jawa atau Budaya Bojonegoro.
“Kita tetap mengadakan pagelaran ini untuk mendorong para seniman dan budayawan untuk tetap berkreasi. Jadi meski di tengah pandemi Covid-19, kita harus bisa mencari inovasi-inovasi dalam menghasilkan karya-karya yang kreatif,” kata Bupati Anna Muawanah.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here