Disbudpar Kenalkan Anak (Golden Ages) dengan Wisata dan Budaya Khas Bojonegoro

0
103

Sobat wisatabojonegoro, hari ini Rabu (30/10/19) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro kedatangan teman-teman play group Plus Darussalam Bojonegoro. Diawali dengan baris dan berdoa sebanyak 123 siswa-siswi tampak bersemangat dan siap untuk belajar mengenal wisata dan budaya yang ada di Bojonegoro. Sebelum memulai belajar dipimpin ustadzah mereka melakukan sholat dhuha bersama di Pendopo Disbudpar.

Usai itu, didampingi Yune Nurizatin mereka diajak melihat video profil wisata yang diputar melalui layar LCD besar. Dengan penuh keakraban Yune Nurizatin mengenalkan wisata-wisata yang ada di Bojonegoro seperti Kayangan Api, Wonocolo, Dander Waterpark, Agrowisata Belimbing, dll. Mereka juga diajak bermain kuis dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan seni budaya maupun wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan diberikan hadiah menarik berupa gerabah mainan khas Rendeng Malo Bojonegoro.

Melalui story telling Yune Nurizatin juga mengenalkan Wayang Thengul yang menjadi salah satu budaya khas Bojonegoro.

“Ini merupakan langkah nyata untuk menerapkan pendidikan karakter cinta tanah air melalui pengenalan seni budaya pada usia golden ages. Sehingga, pada akhirnya tumbuh jiwa nasionalisme kepada generasi penerus bangsa” Ungkap Amir Syahid, S.Sos., M.Si selaku Kepala DISBUDPAR Bojonegoro.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro memberi apresiasi kepada siswa-siswi play group, para Guru dan Orang Tua yang telah mendukung anak-anak untuk mencintai budaya, mengenal wisata dan apa yang menjadi ciri khas dari Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, galak tawa dan canda terlihat dari wajah siswa-siswi play group ini. Apalagi pada saat mereka diajak belajar bersama mengenal seni karawitan, dengan mencoba memainkan alat musik gamelan, mereka sangat antusias untuk mumukul alat secara bergantian. Tak hanya itu mereka juga berlatih bersama menirukan gerakan dari tari thengul yang menjadi tarian Khas Bojonegoro bersama Kak Rizki (staf Kebudayaan, yang sekaligus pelatih Tari).

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here